5 Mitos dan Fakta dalam Mengirim Barang ke Luar Negeri

mengirim barang ke luar negeri

Meskipun kemajuan teknologi digital sudah cukup maju, masih ada beberapa hal yang menjadi perdebatan dalam prosedur mengirim barang ke luar negeri. Anda mungkin pernah mendengar mitos atau fakta seputar hal ini.

Mulai dari masalah biaya, lama waktu pengiriman, dan lain sebagainya. Pada kesempatan kali ini kami akan bantu jelaskan beberapa hal yang sering dibahas sekaligus mencari tahu mana yang fakta dan mitos dari pendapat yang banyak beredar di internet.

Sebelum Anda mengirimkan barang ke luar negeri mungkin tidak ada salahnya untuk menyimak informasi singkat berikut.

Fakta Vs Mitos Mengirim Barang ke Luar Negeri, Banyak Diperdebatkan!

Namun, sebelum itu perlu diingat kembali kami tidak bisa menjelaskan semua perdebatan yang ada, di sini hanya ada beberapa hal saja yang akan kami bahas terutama yang paling sering ditanyakan.

1. Mengirim Barang ke Luar Negeri Pasti Mahal

Apakah menurut Anda ini fakta atau mitos? Ya, jawabannya mitos. Biaya kirim ke luar negeri itu ditentukan dari banyak faktor. Termasuk banyaknya barang yang dikirim, berat, volume barang, sampai lokasi dari Indonesia ke negara tersebut.

Selain itu, kita bahkan belum berbicara soal layanan pengiriman express dan ekonomi. Bagian ini juga mempengaruhi biaya kirim.

Lalu, mengapa biaya kirim ke luar negeri tidak selalunya mahal?

Kami contohkan jika Anda menggunakan layanan Rifex yaitu jasa kirim ke Singapore jalur ekonomi maka biaya kirimnya hanya Rp68 ribu per kg.

Ongkos kirim menjadi lebih murah lagi jika berat paketnya antara 2-5 kg, per kg-nya hanya dikenakan Rp 54 ribu saja. Tentu angka ini bisa dibilang terjangkau dan tidak mahal. Jadi, anggapan bahwa pengiriman internasional itu pasti mahal adalah mitos ya. Anda bisa cek informasi biaya ongkos kirim ke luar negeri terbaru di website kami.

2. Semua Pengiriman Barang ke Luar Negeri Itu Sangat Lama

Satu lagi perdebatan yang bisa dijawab dengan kata “mitos.” Tidak semua proses pengiriman barang ke luar negeri itu membutuhkan waktu yang sangat lama.

Jika belum percaya kami akan jelaskan beberapa testimoni pengiriman yang pernah dilakukan oleh jasa kirim Rifex.

Sebagai contoh langsung, untuk pengiriman Jakarta ke SG (Singapore) itu estimasinya sekitar 2-4 hari saja. Ini mungkin cukup umum mengingat jarak Indonesia ke Singapura cukup dekat.

Jika ingin menggunakan contoh testimoni lain, Rifex pernah membantu pengiriman pelanggan Jakarta ke Denmark, Copenhagen paket sampai dalam 3 hari.

Coba Anda perhatikan di maps jarak Indonesia ke Denmark ini lumayan jauh yaitu 10.958 km, sudah termasuk lintas benua.

Lalu kenapa bisa cepat? Jawabannya karena pengiriman luar negeri sekarang sudah menggunakan jalur udara dengan pesawat, sehingga tidak sampai seminggu paket Anda bisa sudah sampai di tujuan.

3. Semua Barang Akan Tertahan Lama di Bea Cukai

Banyak yang khawatir kalau barang kiriman mereka akan tertahan lama di bea cukai. Apakah ini fakta atau mitos? Jawabannya, mitos. Tidak semua barang harus melewati proses pemeriksaan yang panjang. Lamanya pemeriksaan bea cukai sangat tergantung pada jenis barang, dokumen yang dilampirkan, serta regulasi negara tujuan.

Jika dokumen pengiriman sudah lengkap dan barang yang dikirim tidak masuk dalam kategori larangan atau pembatasan, maka proses bea cukai bisa berjalan cepat.

Namun, beberapa kasus tertentu memang bisa membuat paket tertahan lebih lama, misalnya jika ada ketidaksesuaian data atau barang yang dikirim memerlukan pemeriksaan khusus.

Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa semua persyaratan sudah dipenuhi agar pengiriman berjalan lancar.

Baca juga: Penyebab Paket Ekspor Tertahan di Bea Cukai dan Solusinya

4. Tidak Bisa Mengirimkan Makanan

Tidak bisa mengirimkan makanan ke luar negeri? Ini juga mitos. Faktanya, bahan pangan bisa dikirim ke luar negeri asalkan memenuhi aturan yang berlaku di negara tujuan.

Setiap negara memiliki regulasi berbeda terkait impor bahan pangan. Jenis makanan kering, camilan, atau makanan dalam kemasan, biasanya bisa dikirim tanpa masalah asalkan sudah ada izin P-RIT atau BPOM RI.

Contohnya, Rifex telah berhasil membantu pengiriman makanan ringan dari Indonesia ke Singapura, Malaysia, Taiwan, dan lain sebagainya.

Kuncinya ada pada pengemasan dan dokumen pendukung. Jika makanan dikemas dengan baik dan memiliki label yang jelas sudah ada izin P-RIT dan BPOM RI.

Pastikan juga untuk mengecek regulasi negara tujuan agar tidak terjadi kendala saat barang tiba.

5. Pengiriman ke Luar Negeri Hanya Bisa Jumlah Banyak

Terakhir, ada anggapan bahwa untuk mengirim barang ke luar negeri, haruslah dalam jumlah besar. Ini tidak benar alias mitos. Tidak semua pengiriman luar negeri harus dalam jumlah banyak atau berat tertentu.

Saat ini, banyak jasa ekspedisi, termasuk Rifex, yang menawarkan layanan pengiriman internasional mulai dari 1 kg saja. Bahkan, ada paket khusus untuk pengiriman ringan dengan tarif yang lebih terjangkau.

Contohnya, untuk pengiriman ke Singapura, tarif pengiriman 1 kg bahkan untuk paket dokumen dengan berat 0,5 kg juga bisa dilakukan dengan mudah.

Jadi, singkatnya berapa pun berat paket yang akan dikirimkan ke luar negeri Anda tidak perlu khawatir. Itu dia penjelasan mengenai mitos dan fakta mengirim barang ke luar negeri.

Apakah tips di atas bermanfaat? Jika butuh bantuan hubungi admin Rifex.co.id untuk mendapatkan solusi kirim biaya terjangkau dengan proses yang mudah ke berbagai negara di dunia.

banner promo rifex
Chat Admin sesuai kebutuhan Pengiriman Anda!